Tag: ketaatan

Sahabat SM, tidak ada manusia di dunia ini yang tidak berdosa kecuali para Nabi dan Rasul. Oleh karena itu, sangat mungkin berpadu dalam diri seseorang kemaksiatan dan ketaatan.

Namun yang harus diketahui, jika seseorang merasa buruk dengan kemaksiatan yang telah dia lakukan. Kemudian dia menutupi keburukan tersebut dengan melakukan berbagai amal shalih, maka sesungguhnya itulah tanda keimanan.

Dia merasa buruk dan merasa berdosa. Ia pun berusaha menambal keburukannya dengan amal-amal shalih yang ia lakukan setelah itu. Mudah-mudahan dengannya Allah ampuni dosanya.

Kemaksiatan dan Ketaatan, Yang Kedua dapat Menghapus yang Pertama

Allah ta’ala berfirman,

وَآخَرُونَ اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ خَلَطُوا عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا عَسَى اللَّهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. At-Taubah: 102)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةُ تَمْحُهَا

“Dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya perbuatan baik tersebut akan menghapus perbuatan buruknya.” (HR. Tirmidzi, hasan shahih)

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article

Sahabat SM, seringkali kita merasakan sempitnya pintu rezeki sehingga kita pun berusaha dengan susah payah agar pintu rezeki itu pun terbuka lebar. Akan tetapi, terkadang pintu rezeki begitu luas dan mudah sehingga kita pun bersegera untuk meraihnya dan tidak menunda-nundanya.

Pintu Ketaatan Seperti Pintu Rezeki

Dan ketahuilah sahabat, bahwa ketaatan pun tidak jauh berbeda dengan rezeki. Dan memang ketaatan adalah rezeki dari Allah ta’ala bagi hamba yang dapat menunaikannya.

Imam Malik rahimahullah berkata,

إن الله جعل أبواب الطاعات كأبواب الرزق فيفتح الله على هذا ما لا يفتح على هذا، فما أنت عليه خير وما أنا عليه خير

“Sesungguhnya Allah menjadikan pintu ketaatan seperti pintu rezeki. Allah membukakan untuk seseorang satu pintu yang Allah tidak bukakan untuk yang lainnya. Bagimu ada (pintu) kebaikan (yang Allah bukakan untukmu) dan bagiku ada (pintu) kebaikan yang Allah bukakan untukku.” (Syaikh Muhammad Khalifah at-Tamimi, goo.gl/ZFjuyJ)

Oleh karena itu, ketika pintu-pintu kebaikan dan ketaatan terbuka lebar dihadapan kita, maka segeralah raih. Jangan sampai kita menunda-nundanya yang pada akhirnya bisa jadi pintu ketaatan tertutup untuk kita.

Dan hendaknya engkau bergembira dan bersuka cita tatkala pintu ketaatan terbuka untukmu. Dan engkau pun bisa meraihnya karena sesungguhnya ia adalah rezeki yang agung.

Shirotul Msutaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article