Tag: hasad

Menderita Karena Hasad? Segera Obati…!

Sahabat SM, sebagaimana pada pembahasan sebelumnya bahwa sifat hasad merupakan penyakit. Orang yang terjangkiti penyakit hasad ini, hidupnya akan menderita. Oleh karena itu, siapa saja yang dalam dirinya ada sifat ini maka hendaknya segera ia obati.

Di antara obat untuk menghilangkan sifat hasad ini adalah hendaknya seseorang berbuat baik kepada orang yang kita hasad terhadapnya. Semisal dengan memberikannya bantuan, memberi hadiah, mendoakan kebaikan untuknya, mengungkapkan kebaikan-kebaikannya dan lain sebagainya.

Hal ini diisyaratkan Allah ta’ala dalam firman-Nya,

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

“Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, Maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS. Fushshilat: 34)

Mungkin pada awalnya berat dan kita harus memaksakan diri untuk berbuat hal-hal baik tersebut. Tapi lambat laun kita akan terbiasa melakukannya dan insya Allah sifat hasad akan hilang dari dirimu.

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

 

Read Full Article

Hati-hati Hasad Membuatmu Menderita.

Sahabat SM, hasad adalah sebuah penyakit yang menyerang hati dan meracuninya. Ia menjadi sebab rusak dan hancurnya hati. Siapa yang terserang penyakit ini, hatinya senantiasa gelisah dan dada pun menjadi sesak.

Setiap kali saudaranya mendapatkan kenikmatan, dadanya menjadi sesak dan sempit. Ia senantiasa mengangan-angankan musnahnya kenikmatan tersebut dari tangan saudaranya.

Sehingga orang yang terjangkit penyakit ini hidupnya akan menderita. Ia terpenjara dengan penjara yang ia buat sendiri.

Oleh karena itu, jika ingin hidupmu bahagia maka jauhi dan lindungi diri Anda dari penyakit hasad ini.

Allah ta’ala berfirman,

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ

“Dan janganlah kalian iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kalian lebih banyak dari sebahagian yang lain.” (QS. An-Nisa’: 32)

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article