Tag: dosa

Sahabat SM, semua perbuatan dosa dan maksiat adalah buruk.

Akan tetapi dosa itu bertingkat-tingkat. Dosa yang paling besar adalah dosa syirik kemudian membunuh dan berzina. Dan pelakunya akan mendapatkan adzab yang lebih besar dari dosa-dosa lainnya.

Allah ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina” (QS. Al-Furqon: 68-69)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Itulah induknya dosa-dosa”.

Allah ta’ala ancam pelakunya dengan pelipatgandaan adzab, yakni siksaan itu diulang-ulang terhadapnya dan diperkeras. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir)

Semoga Allah ta’ala melindungi kita dari dosa-dosa ini. Dan siapa saja yang pernah terjatuh ke dalamnya segeralah bertaubat dengan sebenar-benarnya yaitu disertai dengan penyesalan yang dalam, berhenti dan bertekad tidak akan mengulanginya kembali.

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, seorang ulama salaf melihat seseorang mabuk di pinggir jalan. Kemudian ulama tersebut memegang tangan orang mabuk itu dan memasukkan ke dalam rumahnya. Orang mabuk tersebut dibiarkan tidur di rumahnya sampai pagi agar kembali sadar.

Di pagi hari orang mabuk itu sadar. Lalu ia ingat bahwa semalam dia mabuk kemudian dia dibawa seseorang ke rumahnya dan ditutup aibnya.

Orang mabuk tadi pun bertanya kepada sang alim, “Kenapa Anda berbuat demikian?”

Berkata Sang Alim, “Saya takut manusia melihatmu lalu kemudian menghinamu. Aku ingin menutup aibmu, Allah pun menutup aibmu.” Orang itu lalu menangis dan bertaubat kepada Allah ta’ala.

Suatu ketika seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengadukan bahwa pegawainya ada yang berzina, “Wahai Rasulullah, Si Fulan telah berzina.”

Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Wahai Huzal, kenapa Anda tidak menutupi aibnya dengan pakaianmu?”

Jika kamu nasehati dia agar taubat dan kamu tutupi aibnya selesai sudah masalahnya. Orang berbuat maksiat kenapa kamu hendak melecehkannya? Dakwahi dia agar taubat. Dakwahi dia agar kembali ke jalan Allah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فيِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

“Siapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akhirat.” (HR. Muslim)

Semoga Allah menutup aib-aib kita dan kaum muslimin semuanya serta mengampuni kesalahan kita.

Syaikh Nabil Al-Awadi

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, di sana ada kalimat yang sangat mudah yang telah Nabi kita kabarkan. Bahwa barangsiapa yang mengucapkannya ketika ia hendak tidur di atas tempat tidurnya, maka dosa-dosanya akan terhapus.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

من قال حين يأوي إلى فراشه:
لا إله إلا الله وحده لا شريك له
له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير
ﻻ حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
سبحان الله والحمدلله
وﻻ إله إلا الله والله أكبر
غفرت له ذنوبه أو خطاياه وإن كانت مثل زبد البحر

“Barangsiapa yang ketika hendak tidur mengucapkan:

Laa ilaaha illallah wahdahuula syariikalah
Lahul mulku walahul hamdu wa hua ‘ala kulii syaiin qodiir
Laa haula walaa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘adzim
Subhaanalloh walhamdulillah
Wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar

maka diampuni baginya dosa-dosanya atau kesalahan-kesalahannya meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR. An-Nasai dan Ibnu Hibban dalam shahihnya)

Bayangkan seandainya setiap malam engkau merutinkan dzikir ini. Berapa banyak dosa-dosamu yang terhapus. Sungguh sangat beruntung bagi siapa saja yang dosa-dosanya terbersihkan.

Buatlah pengingat dengan menempelkan kalimat ini di dinding tempat tidur Anda sehingga senantiasa terlihat dan mengigatkan Anda untuk mengucapkan dzikir ini setiap kali hendak tidur.

Sahabat SM, kami ucapkan selamat membersihkan dosa-dosa di malam ini dan malam-malam berikutnya.

Bogor, 11 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, tidak ada manusia di dunia ini yang tidak berdosa kecuali para Nabi dan Rasul. Oleh karena itu, sangat mungkin berpadu dalam diri seseorang kemaksiatan dan ketaatan.

Namun yang harus diketahui, jika seseorang merasa buruk dengan kemaksiatan yang telah dia lakukan. Kemudian dia menutupi keburukan tersebut dengan melakukan berbagai amal shalih, maka sesungguhnya itulah tanda keimanan.

Dia merasa buruk dan merasa berdosa. Ia pun berusaha menambal keburukannya dengan amal-amal shalih yang ia lakukan setelah itu. Mudah-mudahan dengannya Allah ampuni dosanya.

Kemaksiatan dan Ketaatan, Yang Kedua dapat Menghapus yang Pertama

Allah ta’ala berfirman,

وَآخَرُونَ اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ خَلَطُوا عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا عَسَى اللَّهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. At-Taubah: 102)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةُ تَمْحُهَا

“Dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya perbuatan baik tersebut akan menghapus perbuatan buruknya.” (HR. Tirmidzi, hasan shahih)

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article

Pembacaan Buku-buku Islam

Judul Buku: 35 Amal Pelebur Dosa
Penulis: Fatin Binti Abdul Aziz
Penerbit: Darul Haq

Bab Pengantar

Simak melalui audio player berikut:

Klik Download

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
SM WA Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Web: www.shirotulmustaqim.id
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Like FB.me/shirotulmustaqimID

Dukung Shirotul Musataqim (SM) dengan menjadi DONATUR.

REKENING DONASI:
Syariah Mandiri 701 753 5166
BRI Syariah 103 129 4092
BNI Syariah 037 376 0603
a.n Muhamad Ilyas
Konfirmasi Transfer: +62 896 0552 2493

Read Full Article