Kategori: Tafsir

ولهذا قال تعالى {‏كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ‏}
‏ أي‏:‏ سيعلمون إذا نزل بهم العذاب ما كانوا به يكذبون، حين يدعون إلى نار جهنم دعا،

ويقال لهم‏:‏ ‏{‏هَذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ‏}‏

ثم بين تعالى النعم والأدلة الدالة على صدق ما أخبرت به الرسل

نكمل في الرسالة القادمة

=============

Karena itu Allah ﷻ berfirman,

كَلا سَيَعْلَمُونَ ثُمَّ كَلا سَيَعْلَمُونَ

“Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,” (QS. An-Naba: 4-5)

yakni, mereka akan mengetahui bila siksaan menimpa mereka yang dulu mereka dustakan, yaitu pada saat:

يُدَعُّونَ إِلَى نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا

“mereka didorong ke Neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya” (QS. Ath-Thur: 13)

Dan dikatakan pada mereka,

هَذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ

“Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya.” (Ath-Thur: 14)

Selanjutnya Allah ﷻ menyebutkan berbagai nikmat dan dalil yang menunjukkan kebenaran risalah yang dibawa para rasul.

Tunggu kelanjutannya pada risalah berikutnya.

Mulailah mentadabburi Al-Qur’an, mari bergabung dalam
CHANNEL TAFSIR AS-SA’DI
Join t.me/tafsirassadiy

Read Full Article

Riwayat berkenaan dengan kisah antara Umar bin Khaththab dengan Abu Musa Al-Asyari dan sekretarisnya ini diangkat oleh al-imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya ketika menjelaskan firman Allah ta’ala dalam QS. Al-Maidah 51,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi wali kalian, sebagian mereka adalah wali bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kalian mengambil mereka menjadi wali, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.” (QS. Al-Maidah: 51)

Diriwayatkan bahwasanya Umar bin Khaththab radliallahu ‘anhu pernah memerintahkan Abu Musa al-Asyari radliallahu ‘anhu untuk

Read Full Article