Kategori: Tafsir

Riwayat berkenaan dengan kisah antara Umar bin Khaththab dengan Abu Musa Al-Asyari dan sekretarisnya ini diangkat oleh al-imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya ketika menjelaskan firman Allah ta’ala dalam QS. Al-Maidah 51,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi wali kalian, sebagian mereka adalah wali bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kalian mengambil mereka menjadi wali, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.” (QS. Al-Maidah: 51)

Diriwayatkan bahwasanya Umar bin Khaththab radliallahu ‘anhu pernah memerintahkan Abu Musa al-Asyari radliallahu ‘anhu untuk

Read Full Article