Kategori: Keluarga

Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafidzahullah berkata:

Seorang muslim seharusnya belajar (tentang Islam) dan tidak merasa cukup dengan berkata, “Sesungguhnya saya seorang muslim, engkau pun muslim, walhamdulillah”

Akan tetapi ketika kami bertanya kepadamu, “Apa itu Islam?” Atau kami bertanya kepadamu, “Beritahukan kepada kami makna Islam?”

Maka banyak orang yang tidak mampu untuk menerangkan dengan benar apa itu Islam.

Seandainya engkau bertanya, “Jelaskan kepadaku tentang pembatal-pembatal keislaman?”

Maka banyak orang yang tidak mengetahui tentang pembatal-pembatal keislaman. Jika dia tidak mengetahuinya, maka hampir-hampir saja dia berdiri di atasnya sedangkan dia tidak menyadarinya.

Seandainya engkau bertanya, “Jelaskan kepadaku tentang rukun-rukun Islam” atau “Jelaskan kepadaku tentang rukun-rukun iman sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan jabarkanlah untukku?”

Maka pasti kita dapati banyak orang yang tidak memahami hal tersebut.

Bagaimana bisa engkau mengaku bahwa dirimu adalah seorang muslim sedangkan engkau tidak mengetahui perkara-perkara ini.

๐Ÿ“™ Al-Muntaqa min Fatawa Al-Fauzan

ู‚ุงู„ ุงู„ุดูŠุฎ ุตุงู„ุญ ุจู† ููˆุฒุงู† ุงู„ููˆุฒุงู† ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡:

ูู„ุง ุจุฏ ุฃู† ุงู„ุฅู†ุณุงู† ูŠุชุนู„ู… ูˆู„ุง ูŠูƒุชููŠ ุฃู†ู‡ ูŠู‚ูˆู„:
ุฅู†ู†ูŠ ุฃู†ุง ู…ุณู„ู… ! ุฃู†ุช ู…ุณู„ู… ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ุ› ู„ูƒู† ู„ูˆ ุณุฃู„ู†ุงูƒ : ู…ุง ู‡ูˆ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ุŸ

ุฃูˆ ู‚ู„ู†ุง ู„ูƒ : ุนุฑู ู„ู†ุง ุงู„ุฅุณู„ุงู…ุŸ
ูุงู„ูƒุซูŠุฑูˆู† ู„ุง ูŠุณุชุทูŠุนูˆู† ุฃู† ูŠุนุฑููˆุง ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุชุนุฑูŠูุง ุตุญูŠุญุง.

ูˆู„ูˆ ู‚ู„ุช : ุจูŠู† ู„ูŠ ู†ูˆุงู‚ุถ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ุŸ
ูุงู„ูƒุซูŠุฑูˆู† ู„ุง ูŠุนุฑููˆู† ู†ูˆุงู‚ุถ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ุŒ ูˆุฅุฐุง ุฌู‡ู„ู‡ุงุ› ูŠูˆุดูƒ ุฃู† ูŠู‚ุน ููŠู‡ุง ูˆู‡ูˆ ู„ุง ูŠุฏุฑูŠ
.
ูˆู„ูˆ ู‚ู„ุช : ุจูŠู† ู„ูŠ ุฃุฑูƒุงู† ุงู„ุฅุณู„ุงู…ุŒ ุฃูˆ: ุจูŠู† ู„ูŠ ุฃุฑูƒุงู† ุงู„ุฅูŠู…ุงู† ุงู„ุชูŠ ุจูŠู†ู‡ุง ุงู„ุฑุณูˆู„ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูˆุงุดุฑุญู‡ุง ู„ูŠ.
ู„ูˆุฌุฏู†ุง ุงู„ูƒุซูŠุฑูŠู† ู„ุง ูŠุนุฑููˆู† ุฐู„ูƒ .

ูƒูŠู ุชู‚ูˆู„ : ุฅู†ูƒ ู…ุณู„ู… ูˆุฃู†ุช ู„ุง ุชุนุฑู ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู…ูˆุฑุŸ

๐Ÿ“™ ุงู„ู…ู†ุชู‚ู‰ ู…ู† ูุชุงูˆู‰ ุงู„ููˆุฒุงู†

JOIN CHANNEL BERMANFAAT:
โœ… Kalender Hijriyah
ยป t.me/kalenderhijriyyah
โœ… Fawaid Istighfar
ยป t.me/fawaidistighfar
โœ… Tafsir As-Sa’di
ยป t.me/tafsirassadiy
โœ… Shirotul Mustaqim
ยป t.me/shirotulmustaqim
โœ… Rumah Bahagia
ยป t.me/rumahbahagiapasutri
โœ… Cinta Bahasa Arab
ยป t.me/alarabiia
โœ… Kisah-kisah Mulia
ยป t.me/kisahkisahmulia
โœ… Mufrodat Bahasa Arab
ยป t.me/almufrodat

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid

Read Full Article

Sahabat SM, sebagai orang tua, kita memiliki tanggung jawab yang besar terhadap anak-anak kita. Wajib bagi setiap orang tua untuk mendidik anaknya sesuai dengan ajaran Islam.

Hendaknya kita membiasakan anak kita untuk melakukan amal-amal sholeh. Terutama amal sholeh yang wajib seperti Puasa Ramadhan. Para ulama menganjurkan anak yang sudah berusia 7 atau 10 tahun untuk dilatih berpuasa.

Dahulu para sahabat pun membiasakan anak-anak mereka untuk berpuasa sejak mereka masih kecil. Mereka mengatakan,

ููƒู†ุง ู†ุตูˆู…ู‡ ุจุนุฏ ูˆู†ุตูˆู… ุตุจูŠุงู†ู†ุง ูˆู†ุฌุนู„ ู„ู‡ู… ุงู„ู„ุนุจุฉ ู…ู† ุงู„ุนู‡ู† ูุฅุฐุง ุจูƒู‰ ุฃุญุฏู‡ู… ุนู„ู‰ ุงู„ุทุนุงู… ุฃุนุทูŠู†ุงู‡ ุฐุงูƒ ุญุชู‰ ูŠูƒูˆู† ุนู†ุฏ ุงู„ุฅูุทุงุฑ

“Setelah itu, kami pun puasa dan menyuruh anak-anak kami untuk puasa. Kami buatkan mainan dari bulu. Jika mereka menangis karena minta makan, kami beri mainan itu hingga bisa bertahan sampai waktu berbuka.”ย (HR. Bukhari)

Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, _”Hadis ini adalah dalil disyariatkannya membiasakan anak-anak untuk berpuasa, karena anak yang berusia sebagaimana yang disebutkan dalam hadis belum termasuk usia mendapatkan beban syariat. Namun, mereka diperintahkan puasa dalam rangka latihan.”_ *(Fathul Bari, 4:201)*

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Rumah adalah karunia Allah ta’ala yang telah dianugerahkan kepada kita sebagai tempat tinggal, penutup aurat, dan tempat bercengkrama dengan keluarga.

Pada rumah-rumah kita itu ada hak-haknya yang harus dipenuhi. Rumah yang tidak terpenuhi hak-haknya akan mengundang setan untuk bersarang di rumah tersebut, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan bagi penghuninya untuk tinggal di dalamnya dan menyebabkan keributan antar penghuni rumah. Jika sudah demikian, maka setan-lah yang akan mengambil alih penguasaan rumah itu dan seakan penghuninya menjadi pembantu setia bagi setan. Jadilah rumah itu kuburan bagi penghuninya. Naudzubillah.

Sebaliknya, rumah yang dipenuhi hak-haknya akan mengundang malaikat pembawa rahmat datang berbondong-bondong menyesaki rumah itu, sehingga rumah tersebut dipenuhi oleh kebaikan, ketenangan, kenyamanan dan keberkahan dari Allah ta’ala bagi penghuninya. Inilah hakikat rumah idaman bagi setiap mukmin.

Di antara hak rumah kita yang harus dipenuhi adalah dibacakan di dalamnya Al-Qur’an, dilantunkan di dalamnya do’a dzikir tasbih dan tahmid memuji Allah ta’ala, serta didirikan di dalamnya sholat-sholat sunnah.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ู„ูŽุง ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ููˆุง ุจููŠููˆุชูŽูƒูู…ู’ ู…ูŽู‚ูŽุงุจูุฑูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ูŠูŽู†ู’ููุฑู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุชูู‚ู’ุฑูŽุฃู ูููŠู‡ู ุณููˆุฑูŽุฉู ุงู„ู’ุจูŽู‚ูŽุฑูŽุฉู

“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim)

Mari kita usir syetan dari rumah-rumah kita dan undanglah malaikat datang menetap di rumah kita dengan bacaan Al Qur’an khususnya surat Al-Baqarah dan dengan ibadah lainnya, ikhlas karena Allah ta’ala sesuai dengan Sunnah Rasul-Nya.

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู‚ูุฑู’ุขู†ู

– Ust. Abdul Rohim Lili, Lc –

Raih pahala besar dengan menyebarkan tulisan ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

#nasihat_untuk_suami

Wahai suami….
Dahulu, istrimu adalah seorang wanita muda yang penuh keceriaan. Dan sekarang telah datang masa dimana badannya mulai kendor dan lemah. Dia terus layu dan memudar hari demi hari. Goresan-goresan garis mulai tergambar di wajahnya.

Mood seorang istri bisa berubah-ubah seiring berjalannya hari, sehingga sangat mungkin baginya untuk berbuat salah. Oleh karena itu, janganlah lihat istrimu hanya dari sisi kesalahannya saja.

ูAkan tetapi lihatlah bahwasanya istrimu memiliki hak yang besar atas dirimu. Hari ini, dia adalah ibu dari anak-anakmu. Berikanlah cinta dan kasih sayang Anda untuknya.

Janganlah balas dirinya kecuali dengan kemaafan. Maafkanlah apa-apa yang pantas untuk dimaafkan. Mudahkanlah dalam memberi maaf kepadanya.

Jika engkau menemukan ada kesalahan darinya yang tidak pantas untuk dimaafkan, maka musyawarahkanlah, terbukalah, dan saling berjanji untuk menyelesaikan masalah tersebut bersama-sama.

๐Ÿ‘ Silahkan bisa disebarkan.

๐Ÿก Rumah Bahagia untuk Suami Istri
๐Ÿ‘‰ Join t.me/rumahbahagiapasutri

๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’

Read Full Article

Termasuk bentuk kedzoliman yang besar, yaitu ketika seorang suami mengabaikan istrinya, tidak menghargai dan tidak menghormatinya, menghina dan memukulinya, serta meremehkannya di depan keluarga.

Sebagaimana juga sebagian suami tidak peduli terhadap istrinya, tidak mau memaafkan kesalahan istrinya walaupun hanya hal sepele, masa bodoh dan tidak mau tahu masalah-masalah yang sedang dihadapi istrinya.

Ini semua adalah kedzoliman yang akan ditanggungnya di hadapan Allah ta’ala.

Allah taโ€™ala berfirman,

ุฃูŽู„ุงูŽ ู„ูŽุนู’ู†ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุธู‘ูŽุงู„ูู…ููŠู†ูŽ

โ€œIngatlah, laknat Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim.โ€ (QS. Hud: 18)

๐Ÿ‘ Silahkan bisa disebarkan.

– Rumah Bahagia untuk Suami Istri –
Join ๐Ÿ‘‰ t.me/rumahbahagiapasutri

๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’๐Ÿƒ๐Ÿ’

Read Full Article

Sesungguhnya kunci kebahagiaan ada tiga, yaitu berislam dengan benar, rizki yang cukup, dan hati yang qonaah.

Berislam dengan benar adalah kunci kebahagiaan akhirat, karena surga diharamkan oleh Allah ta’ala kecuali bagi hamba-hambaNya yang muslim.

Adapun kebahagiaan dunia, kuncinya ada dua yaitu rizki yang cukup dan hati yang qonaah.

Rizki yang halal dan cukup merupakan penopang kebahagiaan. Yang namanya cukup tidak mesti banyak dan melimpah.

Adapun hati yang qona’ah adalah hati yang puas dan ridho dengan pemberian Allah ta’ala. Senantiasa bersyukur dan meyakini apa yang Allah tetapkan baginya adalah yang terbaik sehingga jiwanya merasa tenteram.

Ridho adalah surga dunia dan tempat peristirahatan orang-orang yang mengenal Allah ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ุทูˆุจู‰ ู„ูู…ูŽู† ู‡ูุฏููŠ ุฅู„ู‰ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ู ูˆูƒุงู† ุนูŠุดูู‡ ูƒูŽูุงูู‹ุง ูˆู‚ู†ู‘ูŽุนู‡ ุงู„ู„ู‡ู ุจู‡

“Sungguh berbahagialah orang yang diberi hidayah untuk memeluk Islam, dan penghidupannya cukup serta ia merasa qona’ah.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Hibban)

Semoga Allah ta’ala menganugerahkan kebahagiaan kepada kita di dunia dan di akhirat. Aamiin

Join channel kami lainnya:
Cinta Bahasa Arab: t.me/alarabiia
Kalender Hijriyah: t.me/kalenderhijriyyah

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Diangkat dari kisah nyata
Penulis: Tim SM

Di suatu sore, tersedia 3 buah kue kecil di suatu rumah mungil yang dihuni oleh ayah, ibu, dan anaknya yang masih kecil.

Tiga buah kue tadi satu untuk ayah, satu untuk Ibu, dan satu untuk anak.

Karena sang Ayah belum pulang dari pekerjaannya, dimakanlah lebih dulu dua buah kue oleh ibu dan anaknya. Tersisalah satu kue yang memang diperuntukkan untuk sang Ayah.

Tidak berapa lama sang Ayah pulang. Sontak sang Anak loncat bersegera menyambut ayahnya sambil membawa satu kue yang tersisa, dan berkata:

“Ayah kue ini buat aku yah…” rayunya.

“Iya makan saja buat Dede…” jawab sang Ayah sambil tersenyum melihat pongkah anaknya.

“Masya Allah… baik banget ayah dede. Doain buat ayah dong, kan udah dikasih kue” sahut sang Ibu kepada anaknya.

“Ayah mau minta doa apa?” tanya sang Anak kepada ayahnya.

“Apa aja yang baik-baik terserah Dede.” jawab sang Ayah.

Tak banyak berpikir sang anak langsung berdoa, “Ya Allah… semoga ayah dimasukkan ke surga.”

“Aamiin….” jawab sang Ayah dengan perasaan yang tak bisa digambarkan dengan kata-kata. Mendengar doa yang begitu besar, sang Ibu iri dan berkata, “Doa buat ibu mana?”

“Ya Allah… semoga ibu dimasukkan ke surga” sang Anak berdoa lagi. “Aamiin” jawab Ayah dan Ibu dengan mata berkaca-kaca.

– SELESAI –

๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
Masya Allah….. Kue kecil berbalas surga…. Doa yang sangat menyentuh dari seorang anak kecil untuk ayah dan ibunya. Yuk tanamkan hati anak untuk senantiasa terikat dengan akhirat.

Sebarkan yah semoga menginspirasi para Ayah dan Ibu dalam mendidik anaknya agar hati sang anak senantiasa terpaut dengan akhirat dan rindu terhadap surga.

Bagi yang memiliki kemampuan untuk membuat *Film Pendek*, kami harap ada di antara sahabat SM yang mau membuatkan film pendeknya secara sukarela, dengan catatan tidak menampilkan aurat dan wajah wanita (memakai hijab sempurna dan cadar).

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Join channel kami lainnya:
Cinta Bahasa Arab: t.me/alarabiia
Kosakata B. Arab: t.me/almufrodat
Kalender Hijriyah: t.me/kalenderhijriyyah

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Rumah tangga yang penuh dengan sakinah, mawaddah, dan rahmah dapat diraih dengan membangun keluarga di atas dasar-dasar yang benar, tujuan-tujuan agung, dan cara-cara yang baik. Rumah tangga itu seharusnya menjadi markas utama penyemaian benih-benih keimanan, penanaman akidah yang kokoh.

Simak penjelasan selengkapnya pada rubrik berikut ini

Rubrik: Keluarga Sakinah
Judul: Menabur Benih-benih Keimanan di Dalam Rumah Tangga
Pemateri: Ust. Arifin, S.H.I.

Ukuran: 9.2 MB
Durasi: 26:44 menit

Simak penjelasan Menabur Benih-benih Keimanan di Dalam Rumah Tangga melalui audio player berikut:

atau klik Download | Mirror 1 | Mirror 2

Selamat menyimak.

Read Full Article

PENGERTIAN MASA IDDAH.

Masa iddah adalah istilah yang diambil dari bahasa Arab dari kata (ุงู„ุนูุฏู‘ูŽุฉ) yang bermakna perhitungan (ุงู„ุฅูุญู’ุตูŽุงุก). [1] Dinamakan demikian karena seorang menghitung masa suci atau bulan secara umum dalam menentukan selesainya masa iddah.

Menurut istilah para ulama, masa iddah ialah sebutan atau nama suatu masa di mana seorang wanita menanti atau menangguhkan perkawinan setelah ia ditinggalkan mati oleh suaminya atau setelah diceraikan baik dengan menunggu kelahiran bayinya, atau berakhirnya beberapa quruโ€™, atau berakhirnya beberapa bulan yang sudah ditentukan.[2]

Ada yang menyatakan, masa iddah adalah istilah untuk masa tunggu seorang wanita untuk memastikan bahwa dia tidak hamil atau karena taโ€™abbud atau untuk menghilangkan rasa sedih atas sang suami.[3]

HIKMAH โ€˜IDDAH [4]

Para ulama memberikan keterangan tentang hikmah pensyariatan masa iddah, diantaranya:

Read Full Article

Rumah tangga harmonis merupakan dambaan bagi setiap mukmin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberi teladan kepada kita mengenai cara membina keharmonisan rumah tangga. Sunnguh pada diri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam terdapat teladan yang baik.

Simak pembahasan selengkapnya pada rubrik berikut:

Materi: Membina Rumah Tangga Harmonis

Rubrik: Keluarga Sakinah
Pemateri: Ust. Arifin, S.H.I.

Ukuran: 7.8 MB
Durasi: 22:24 menit

Klik Download | Mirror 1 | Mirror 2

 

Read Full Article