Kategori: Artikel

Sahabat SM, setiap kita pasti tau bahwa setiap orang itu pasti memiliki keinginan yang berbeda dan beragam.

Ada diantara manusia yang ingin menjadi lebih baik dan berguna bagi manusia. Dan hal ini merupakan keinginan yang sungguh luar biasa dan terpuji.

Namun perlu kita ingat bahwa keinginan itu tidak akan memberi efek dan manfaat kalau yang bersangkutan tidak berusaha merealisasikan keinginan itu dalam amal nyata.

Seseorang yang ingin menghafal al-Qur’an misalnya. Jika dia tidak pernah berusaha untuk menghafal, maka dia tetap seperti sedia kala. Tidak ada sedikit pun yang bertambah dari dirinya. Begitu juga dengan hal lainnya.

Keinginan adalah langkah pertama dan _action_ adalah langkah kedua. Kedua hal tersebut tidak akan terwujudkan tanpa ada taufiq atau bimbingan dari Allah ta’ala.

Oleh karena itu meminta pertolongan dan taufiq dari Allah adalah sebuah keniscayaan.

Jadi buktikan keinginanan Anda dengan amal nyata. Setiap kali Allah ta’ala hadirkan kesempatan dan keinginan dalam hari Anda untuk beramal shaleh, mohonlah taufiq dari-Nya dan segeralah untuk merealisasikannya.

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Ya Allah, tolonglah aku untuk menyebut nama-Mu, bersyukur kepada-Mu dan beribadah yang baik untuk-Mu.” (HR. Abu Dawud, Al-Nasai, dan Ahmad, shahih)

– SM/Ust Ahmad Jamaluddin, Lc. –

Bogor, 17 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, rezeki kita sudah diatur dan sudah ditentukan. Kita tetap berikhtiar. Namun tetap ketentuan rezeki kita sudah ada yang mengatur. Jadi jangan khawatir rezeki sudah diatur.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim no. 2653)

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang. Jika Allah -dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti –dengan rahmatNya- membukan jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu.” (Al-Fawaid)

Masihkah kita khawatir dengan rezeki? (SM/Rumaysho)

Bogor, 16 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, ketahuilah bahwa membaca al-Qur’an di malam hari memiliki ganjaran berupa harta berharga yang lebih baik dari dunia dan seisinya.

Baik engkau membaca al-Qur’an tersebut di dalam shalat malammu atau pun membacanya saja tanpa melakukan shalat malam. Kedua-duanya sama memiliki keutamaan yang sangat agung ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

من قرأ عشر آيات في ليلة كتب له قنطار ، والقنطار خير من الدنيا وما فيها

“Barangsiapa yang membaca 10 ayat di malam hari maka dicatat untuknya satu “qinthar”, dan satu “qinthar” itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (Shahih At-Targib wa At-Tarhib)

Yuk bersama-sama berusaha mengejar keutamaan ini. Setiap malam tiba kita buka mushaf al-Qur’an dan membacanya minimal 10 ayat saja.

Hanya 10 ayat saja…!! Insya Allah sangat ringan…

 

Bogor, 15 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, maksiat adalah sebab kehinaan seorang hamba di sisi Rabb-nya.

Jika seseorang telah rendah dalam penilaian Allah ta’ala, maka tidak ada seorang pun yang menghormatinya.

Allah ta’ala berfirman,

وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ

“Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya.” (QS. Al-Hajj: 18)

Demikian juga jika seseorang telah hina di sisi Allah ta’ala, maka terputuslah sebab-sebab kebaikan dan terbukalah sebab-sebab keburukan.

Karena itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan kita untuk meninggalkan maksiat karena dampaknya yang buruk, baik terhadap individu ataupun masyarakat.

Dari Muadz bin Jabal radliallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan kepadaku dengan sepuluh petunjuk, lalu beliau menyebutkan di antaranya,

“Jauhilah maksiat, karena maksiat menjadi penyebab datangnya murka Allah azza wa jalla.” (HR. Ahmad dalam al-Musnad 5/238, Hasan Lighairihi)

Sadarilah bahwa kondisi-kondisi menyedihkan yang kita alami saat ini, sebab sesungguhnya adalah jauhnya kita dari Allah ta’ala. (Taubat Jalan Menuju Surga, Syaikh Abdul Hadi bin Hasan Wahby)

Bogor, 13 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, di sana ada kalimat yang sangat mudah yang telah Nabi kita kabarkan. Bahwa barangsiapa yang mengucapkannya ketika ia hendak tidur di atas tempat tidurnya, maka dosa-dosanya akan terhapus.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

من قال حين يأوي إلى فراشه:
لا إله إلا الله وحده لا شريك له
له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير
ﻻ حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
سبحان الله والحمدلله
وﻻ إله إلا الله والله أكبر
غفرت له ذنوبه أو خطاياه وإن كانت مثل زبد البحر

“Barangsiapa yang ketika hendak tidur mengucapkan:

Laa ilaaha illallah wahdahuula syariikalah
Lahul mulku walahul hamdu wa hua ‘ala kulii syaiin qodiir
Laa haula walaa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘adzim
Subhaanalloh walhamdulillah
Wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar

maka diampuni baginya dosa-dosanya atau kesalahan-kesalahannya meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR. An-Nasai dan Ibnu Hibban dalam shahihnya)

Bayangkan seandainya setiap malam engkau merutinkan dzikir ini. Berapa banyak dosa-dosamu yang terhapus. Sungguh sangat beruntung bagi siapa saja yang dosa-dosanya terbersihkan.

Buatlah pengingat dengan menempelkan kalimat ini di dinding tempat tidur Anda sehingga senantiasa terlihat dan mengigatkan Anda untuk mengucapkan dzikir ini setiap kali hendak tidur.

Sahabat SM, kami ucapkan selamat membersihkan dosa-dosa di malam ini dan malam-malam berikutnya.

Bogor, 11 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang rajin beristighfar. Padahal beliau adalah manusia yang telah diampuni oleh Allah ta’ala baik yang telah lalu maupun yang akan datang.

Tidaklah beliau duduk bermajelis kecuali beliau beristighfar sebanyak 100x.

Hal ini sebagaimana hadits dari Ibnu Umar radliallahu ‘anhuma,

إِنْ كُنَّا لَنَعُدُّ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الْمَجْلِسِ الْوَاحِدِ مِائَةَ مَرَّةٍ « رَبِّ اغْفِرْ لِى وَتُبْ عَلَىَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

“Sungguh kami dahulu benar-benar menghitung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam satu majelis sebanyak 100 kali. Beliau mengucapkan:

Rabbighfir lii wa tub ‘alayya, innaka antattawwaburrahim
Wahai Tuhanku, ampunilah dosaku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi taubat dan Maha Pengampu.” (Sunan Abu Dawud: 1295)

Sahabat SM, jika Anda menghendaki keberkahan dalam hari-harimu, kesehatan badanmu, kebahagiaan hidupmu, bimbingan untuk diri dan keluargamu, kesholehan anak-anakmu, dan luasnya rizkimu, maka hendaknya engkau melazimkan dan memperbanyak istighfar.

Ucapkanlah kalimat istighfar ini dengan menghadirkan hati. Beristighfar dengan maksud bertaubat dari dosa-dosa yang kita lakukan.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Bogor, 10 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, biasakanlah untuk menebarkan salam kepada siapa saja dari kaum muslimin yang kita temui, baik yang kita kenal maupun yang tidak kita kenal.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ»

“Demi Dzat yang jiwaku berada di TanganNya, kalian tidak akan masuk Surga hingga beriman dan kalian tidak beriman hingga saling mencintai. Maukah kalian kutunjukkan sesuatu yang andai kalian lakukan akan saling mencintai? Sebarkan salam di antara kalian.” (HR. Muslim no. 54)

Termasuk dalam hal ini adalah ketika kita berjumpa dengan anak kecil sekalipun. Berikanlah salam kepadanya.

Dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu, Ia berkata,

أَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ صِبْيَانٌ فَسَلَّمَ عَلَيْنَا

“Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam menemui kami yang saat itu masih kanak-kanak, beliau kemudian memberi salam kepada kami.” (HR. Ibnu Majah: 3690, Shahih)

Bogor, 9 Januari 2018

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Doa Keluar Rumah. Barangsiapa yang Mengucapkannya Ketika Keluar dari Rumah, Maka Allah Akan Melindunginya.

Sahabat SM, ada kalimat yang yang mudah yang barangsiapa yang mengucapkannya ketika dia keluar dari rumahnya, maka Allah akan mencukupkannya dan melindunginya dari keburukan yang ditimbulkan oleh manusia dan jin.

Allah akan menjaganya dari tipu daya, keburukan dan gangguan syaitan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَالَ يَعْنِي إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ: بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ. يُقَالُ لَهُ: كُفِيتَ وَوُقِيتَ وَتَنَحَّى عَنْهُ الشَّيْطَانُ

“Barangsiapa yang ketika keluar dari rumahnya mengucapkan: BISMILLAAH, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (dengan nama Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan dengan pertolongan Allah) maka dikatakan baginya, engkau telah mendapatkan kecukupan, telah mendapat pertolongan dan setan menjauh darimu.” (HR. At-Tirmidzi)

Sungguh kalimat yang mudah, akan tetapi memiliki manfaat yang sangat besar. Ajarkanlah kalimat ini kepada anak-anak dan keluarga Anda.

Bimbinglah mereka untuk mengamalkannya ketika keluar dari rumah. Semoga Allah menghindarkan diri dan keluarga Anda dari segala keburukan.

Bogor, 1 Januari 2017

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Sahabat SM, sering kali kita dihinggapi kegundahan, kegalauan, dan kesedihan.

Tentu keadaan seperti tidak mengenakan diri kita. Sehingga siapa saja yang terserang tiga hal ini menginginkannya segera hilang darinya hal-hal tersebut.

Oleh karena itu, kenalilah penyebab kegundahan, kegalauan, dan kesedihan itu agar kita dapat mengusirnya dari jiwa-jiwa kita.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

إنما تكون الهموم والغموم والحزان من جهتين؛ إحداهما الرغبة في الدنيا والحرص عليها؛ والثاني التقصير في أعمال البر والطاعة
-عدة الصابرين: ٢٥٦-

Sesungguhnya kegundahan, kegalauan, dan kesedihan itu disebabkan oleh dua faktor:

Pertama: Terlalu condong dan berambisi terhadap dunia.
Kedua: Kurangnya amal kebaikan dan ketaatan. (‘Iddatu Ash Shobirin, 256)

Oleh karena itu, jika kita menginginkan tiga hal tersebut hilang dari hati-hati kita, maka jangan biarkan hatimu terlalu condong terhadap dunia dan perbanyaklah amal-amal kebaikan dan ketaatan.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.

Bogor, 27 Desember 2017

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article

Jaga Indera Kita.

Sahabat SM, tentu kita sudah tahu apa itu panca indera (mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit). Dengan indera inilah seorang manusia memiliki kontak dengan lingkungannya.

Sadarilah sahabat bahwa dari kelima indera tersebut, ada tiga indera yang harus benar-benar dikawal oleh kita. Yaitu mata, telinga, dan lidah atau lisan kita.

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al-Isra’: 36)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ أَوْ عَلَ مَنَا خِرِهِِمْ إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ

“Bukankah tidak ada yang menjerumuskan orang ke dalam neraka selain buah lisannya ?” (At-Tirmidzi no. 2616, shahih)

Semoga Allah ta’ala melindungi kita dari ketergelinciran indera-indera kita. Aamiin

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.

Bogor, 25 Desember 2017

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
SM Center: +62 815 8559 4149
PIN BB: D78DCDDC
Telegram t.me/shirotulmustaqim
www.shirotulmustaqim.com

Read Full Article