Penulis: admin

Sahabat SM, ada satu wasiat yang sangat berharga dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Wasiat ini diberikan oleh beliau kepada Mu’adz bin Jabal radliallahu ‘anhu tengtang doa di penghujung shalat.

Dari Mu’adz bin Jabal radliallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang tangannya lalu berkata,

“Wahai Mu’adz, demi Allah, sungguh aku sangat menyayangimu. Demi Allah, sungguh aku sangat menyayangimu.”

Kemudian beliau melanjutkan,

أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لَا تَدَعَنَّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ تَقُولُ : اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Aku wasiatkan kepadamu wahai Muadz. Janganlah engkau tinggalkan saat di penghujung shalat (dubur shalat) bacaan doa: Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik (Ya Allah, tolonglah aku dalam berdzikir, bersyukur dan beribadah yang baik pada-Mu).” (HR. Abu Daud no. 1522 dan An Nasai no. 1304)

Menurut pendapat yang kuat, doa ini dibaca setelah membaca doa tasyahhud akhir dan sebelum salam. Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata,

“Dan dubur shalat bisa bermakna sebelum salam dan sesudahnya. Dan guru kami menguatkan bahwa itu sebelum salam. Lalu aku mengikut kepadanya.” (Zaad Al-Ma’ad: 1/294)

Semoga kita bisa melaksanakan wasiat ini dan juga bisa mengajarkan kepada keluarga kita dan saudara-saudara yang lain.

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article

Alhamdulillah pada tanggal 30 Oktober 2017, SM mengadakan kerja sama dengan ACT dalam penyaluran Donasi Peduli Muslim Rohingya dari sahabat SM sebesar Rp 12.651.000,00.

Semoga bisa meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita Muslim Rohingya, dan Allah ta’ala memberikan pertolongannya kepada kita.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kami ucapkan terima kasih banyak jazakumulloh khairan kepada sahabat SM yang telah menyalurkan donasi kepeduliannya untuk saudara-saudara kita di sana. Semoga Allah ta’ala memberikan keberkahan pada diri, keluarga, dan harta sahabat sekalian.

 

Barakallahu fiikum

Read Full Article

Alhamdulillah atas izin Allah ta’ala kemudian doa, dukungan, dan bantuan dari Sahabat SM, pada tanggal 30 Agustu 2017 telah tersalurkan bantuan berupa karpet untuk Masjid Darus Salam di Gunung Tilu, Bumijawa, Kabupaten Tegal

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullahu khairan kepada sahabat SM yang telah ikut menyalurkan infaknya dalam program bantuan karpet masjid ini. Semoga Allah ta’ala memberikan keberkahan pada diri, keluarga, dan harta Sahabat, serta menjadi pahala jariyah yang terus mengalir pahalanya..

Barokallahu fiikum,
Tim Dakwah SM

Read Full Article

Alhamdulillah atas izin Allah ta’ala kemudian doa, dukungan, dan bantuan dari Sahabat SM, pada tanggal 4 Nopember 2017 telah tersalurkan bantuan berupa karpet untuk Masjid Al-Fajr di Pulau Solor Nusa Tenggara Timur

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullahu khairan kepada sahabat SM yang telah ikut menyalurkan infaknya dalam program bantuan karpet masjid ini. Semoga Allah ta’ala memberikan keberkahan pada diri, keluarga, dan harta Sahabat, serta menjadi pahala jariyah yang terus mengalir pahalanya..

Barokallahu fiikum,
Tim Dakwah SM

Read Full Article

Sahabat SM, sadarilah bahwa tiada satu amal sholeh pun yang mampu kita lakukan kecuali itu semua karena hidayah, taufik, dan pertolongan dari Allah ta’ala.

Oleh karena itu, sudah semestinya kita hadirkan rasa bahagia dan bersyukur setiap kita selesai melakukan amal shaleh. Itu tandanya bahwa Allah ta’ala mencintaimu sehingga memilihmu menjadi salah satu dari sekian hamba-Nya yang diberikan nikmat untuk bisa beramal shaleh.

Iri rasanya kepada mereka yang mudah, ringan, dan rajin dalam mengejar kebaikan. Semoga Allah ta’ala memberikan taufik kepada kita untuk bisa mengikuti mereka.

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Ya Allah, bantulah aku untuk selalu mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan beribadah sebaik mungkin kepada-Mu.(HR. Nasai 1303, Abu Daud 1522, dan yang lainnya)

Kami ucapkan selamat bagi Anda yang Allah mudahkan dalam beramal shaleh.

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
Bogor, 23 Nopember 2017

Read Full Article

Sahabat SM, sesungguhnya kita semua kamu hanyalah kumpulan waktu. Seorang tabiin Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan.

يَا ابْنَ آدَمَ, إِنَّمَا أَنْتَ أَيَّامٌ, إِذَا ذَهَبَ يَوْمٌ ذَهَبَ بَعْضُكَ

“Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau adalah (kumpulan) hari-hari, apabila berlalu satu hari maka berlalu pula bagian darimu.” (Al Hilyah: 2/148)

Sahabat, setiap hari yang kita lalui sesungguhnya telah hilang sebagian dari diri kita sampai ketika usia kita habis maka berlalulah seluruh diri kita (di dunia ini). Maka manfaatkanlah waktu dengan sebaik-baiknya dengan ketaatan-ketaatan kepada Allah ta’ala.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412)

Barangsiapa yang memanfaatkan waktu luang dan nikmat sehat dalam rangka melakukan ketaatan, maka dialah yang akan berbahagia. Sebaliknya, barangsiapa memanfaatkan keduanya dalam maksiat dan kesia-siaan, dialah yang betul-betul tertipu. Dan ingatlah sesudah waktu luang akan datang waktu yang penuh kesibukan. Begitu pula sesudah sehat akan datang kondisi sakit yang tidak menyenangkan.

Semoga Allah ta’ala memberikan keberkahan kepada kita dalam waktu-waktu kita, dan memberikan taufiq untuk menjalankan berbagai kebaikan di bulan yang mulia ini.

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast
Bogor, 17 Oktober 2016

Read Full Article

Sahabat SM, dalam sebuah riwayat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan bagaimana kisah orang yang terakhir masuk surga.

Ibnu Mas’ud berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنِّى لأَعْلَمُ آخِرَ أَهْلِ النَّارِ خُرُوجًا مِنْهَا وَآخِرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ دُخُولاً الْجَنَّةَ رَجُلٌ يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ حَبْوًا فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى. فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ – قَالَ – فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ فَإِنَّ لَكَ مِثْلَ الدُّنْيَا وَعَشَرَةَ أَمْثَالِهَا أَوْ إِنَّ لَكَ عَشَرَةَ أَمْثَالِ الدُّنْيَا – قَالَ – فَيَقُولُ أَتَسْخَرُ بِى – أَوْ أَتَضْحَكُ بِى – وَأَنْتَ الْمَلِكُ » قَالَ لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ. قَالَ فَكَانَ يُقَالُ ذَاكَ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً

“Sesungguhnya aku tahu siapa orang yang paling terakhir dikeluarkan dari neraka dan paling terakhir masuk surga. Yaitu seorang laki-laki yang keluar dari neraka dengan merangkak.

Kemudian Allah ta’ala berfirman kepadanya, “Pergilah engkau, masuklah engkau ke surga.” Ia pun mendatangi surga, tetapi ia membayangkan bahwa surga itu telah penuh. Ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya telah penuh.”

Allah ta’ala berfirman kepadanya, “Pergilah engkau dan masuklah surga.” Ia pun mendatangi surga, tetapi ia masih membayangkan bahwa surga itu telah penuh. Kemudian ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya telah penuh.”

Allah ta’ala berfirman kepadanya, “Pergilah engkau dan masuklah surga, karena untukmu surga seperti dunia dan sepuluh kali lipat darinya.”

Orang tersebut berkata, “Apakah Engkau memperolok-olokku atau menertawakanku, sedangkan Engkau adalah Raja Diraja?”

Ibnu Mas’ud berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertawa sampai tampak gigi geraham beliau. Kemudian beliau bersabda, “Itulah penghuni surga yang paling rendah derajatnya.” (HR. Bukhari no. 6571, 7511 dan Muslim no. 186)

Masya Allah… masih adakah orang-orang yang enggan menempuh jalan-jalan menuju surga? Sungguh besar kenikmatan yang ada dalam surga. Semoga Allah ta’ala memasukkan kita termasuk golongan penghuni surga. Aamiin.

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article

Sahabat SM, tentu setiap orang sangat terikat dengan rumahnya. Ia begitu senang dan tenteram ketika berada di rumahnya. Ketahuilah sahabat bahwa ada rumah yang sejati bagi orang-orang yang bertakwa.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

اَلْمَسْجِدُ بَيْتُ كُلِّ تَقِيٍّ وَتَكَفَّلَ اللهُ لِمَنْ كَانَ الْمَسْجِدُ بَيْتَهُ بِالرُّوْحِ وَالرَّحْمَةِ وَالْجَوَازِ عَلَى الصِّرَاطِ اِلَى رِضْوَانِ اللهِ اِلَى الْجَنَّةِ

“Masjid itu adalah rumah setiap orang yang bertakwa, Allah memberi jaminan kepada orang yang menganggap masjid sebagai rumahnya, bahwa ia akan diberi ketenangan dan rahmat serta kemampuan untuk melintasi shiratul mustaqim menuju keridhaan Allah, yakni surga.” (HR. Thabrani)

Sudah kita terpaut dan merasa tenang berada di dalam masjid?

Sudahkah kita rutin ke “rumah yang sejati” dan memakmurkannya dengan shalat dan ibadah?

Semoga Allah ta’ala menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertakwa.

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article

Menderita Karena Hasad? Segera Obati…!

Sahabat SM, sebagaimana pada pembahasan sebelumnya bahwa sifat hasad merupakan penyakit. Orang yang terjangkiti penyakit hasad ini, hidupnya akan menderita. Oleh karena itu, siapa saja yang dalam dirinya ada sifat ini maka hendaknya segera ia obati.

Di antara obat untuk menghilangkan sifat hasad ini adalah hendaknya seseorang berbuat baik kepada orang yang kita hasad terhadapnya. Semisal dengan memberikannya bantuan, memberi hadiah, mendoakan kebaikan untuknya, mengungkapkan kebaikan-kebaikannya dan lain sebagainya.

Hal ini diisyaratkan Allah ta’ala dalam firman-Nya,

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

“Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, Maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS. Fushshilat: 34)

Mungkin pada awalnya berat dan kita harus memaksakan diri untuk berbuat hal-hal baik tersebut. Tapi lambat laun kita akan terbiasa melakukannya dan insya Allah sifat hasad akan hilang dari dirimu.

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

 

Read Full Article

Matahari dan Cahayanya di Pagi Hari.

Allah ta’ala berfirman,

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا

“Demi matahari dan cahayanya di pagi hari.” (QS. Asy-Syams: 1)

Sahabat SM, pagi ini jutaan manusia mematikan lampu rumah karena tercukupi oleh sinar matahari. Triliunan rupiah terhematkan hari ini. Subhanallah….

Ribuan pohon membesarkan buahnya dan mematangkannya untuk manusia dengan sinar matahari. Subhanallah….

Bumi kembali hangat setelah dingin mencekam dan kembali terang setelah gelap gulita karena sinar matahari. Subhanalloh…

Di bawah sinar matahari, jutaan manusia keluar rumah memulai aktifitas mereka. *Tapi… hanya sedikit dari mereka yang bertasbih memuji Allah atas nimat yang besar ini.*

Semoga Allah mengampuni kita. Aamiin.

(Ust. Sholahuddin, Lc., MA.Hum.)

Materi Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast

Read Full Article