Adakah Keutamaan Meninggal di Bulan Ramadhan?

Pertanyaan:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Izin bertanya, benarkah wafat di bulan Ramadhan akan mendapat pengampunan dari Allah karena kemuliaan bulan puasa dan akan di ampuni dosa-dosanya ? Syukron katsiron.

Jawaban:

Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah alhamdulillah washshalatu wassalamu ‘ala Rasulillah.

Perlu diketahui bahwa tidak ada hadits shahih yang khusus menjelaskan tentang keutamaan orang yang meninggal di bulan Ramadhan, sebagaimana hal ini disampaikan oleh Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin rahimahullah. Beliau berkata,

وكل حديث ورد في فضل الموت في يوم معين فإنه ليس بصحيح؛ لأن الثواب على الأعمال التي تقع من العبد اختياراً.

“Setiap hadits yang menyebutkan tentang keutamaan meninggal di hari-hari tertentu tidak ada yang shahih. Karena balasan/pahala itu berdasarkan amal-amal perbuatan yang dilakukan seorang hamba dengan usahanya.” [1]

Namun demikian bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia bulan dimana kaum muslimin berpuasa. Siapa yang di dalamnya berpuasa karena Allah ta’ala dan menutup akhir hayatnya dengan puasanya tersebut, maka insya Allah ini pertanda baik Allah ta’ala akan memasukkannya ke dalam surga.

Hal ini sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

ومَن صامَ يَومًا ابتِغاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ له بها دَخَلَ الجَنَّةَ

“Dan siapa saja yang berpuasa satu hari karena mengharap wajah Allah, dan ia menutup akhir hayatnya dengan puasa tersebut, maka dia masuk surga” (HR. Ahmad 22372, Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan hadits ini shahih lighoirihi)

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid rahimahullah berkata,

وكذلك الحديث الذي سبق ذكره ، في فضل من مات صائما ، دل على أن دخول الجنة إنما كان موعودا على عمل صالح ، ختم له به ، وليس على مجرد الموت في شهر رمضان

“Hadits yang telah disebutkan sebelumnya tentang keutamaan orang yang meninggal ketika berpuasa. Hal ini menunjukkan bahwa masuknya seseorang ke dalam surga hanyalah dijanjikan berdasarkan amal sholih yang mana seseorang menutup hidup dengan amalan tersebut, dan bukan semata-mata meninggal di bulan Ramadhan” [2]

Jadi yang menjadi dasar adalah amalan penutupnya bukan semata berdasarkan waktu atau hari meninggalnya.

Wallahu a’lam

JOIN CHANNEL BERMANFAAT:
✅ Rumah Bahagia
» t.me/rumahbahagiapasutri
✅ Kalender Hijriyah
» t.me/kalenderhijriyyah
✅ Cinta Bahasa Arab
» t.me/alarabiia
✅ Tafsir As-Sa’di
» t.me/tafsirassadiy
✅ Shirotul Mustaqim
» t.me/shirotulmustaqim
✅ Mufrodat Bahasa Arab
» t.me/almufrodat

👍 Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

🌿🌿🌿
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Instagram.com/shirotulmustaqimid
www.shirotulmustaqim.com

You might also like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *